Sejak 7 tahun terakhir kita sering sekali mendengar kata kata functional training, sebetulnya apa sih functional training itu? Dan kenapa sangat ramai sekali dibicarakan?

Berikut akan dijabarkan mengenai functional training. Adalah konsep latihan yang memanfaatkan pergerakan dasar manusia yang berguna untuk mendukung aktifitas sehari hari supaya lebih kuat dan memiliki daya tahan tubuh lebih baik dan tentunya menimalisasi cidera. Cidera terjadi tidak hanya saat berolahraga, tetapi juga dapat terjadi saat aktifitas sehari-hari.

  1. Push and Pull

Sesuai dengan namanya, gerakan mendorong dan menarik hampir setiap hari dan di setiap aktifitas akan selalu dilakukan. Misalnya ketika mendorong meja di kantor atau pada saat makan di restoran. Dan menarik ketika membuka pintu mobil atau menutup pintu kamar. Ada 2 otot besar yang aktif saat melakukan ke 2 gerakan tersebut. Yaitu otot pectoralis yang berada di bagian dada, dan Trapezius dan Latisimus Dorsi. Dengan melatih ke 2 otot tersebut, tentunya akan membantu saat  menjalani akitfitas, dan kamu tidak akan pernah tahu kapan harus memerlukan tenaga yang lebih besar.  Tetapi dengan membiasakan latihan berkonsep  Functional Training, tentunya akan lebih siap jika memang harus membutuhakn tenaga besar dengan melibatkan ke 2 otot tersebut.

  1. Rotational

Adalah gerakan memutar yang sering dilakukan baik secara sadar atau secara tiba tiba. Tidak bisa di pungkiri, banyak yang mengalami cidera saat setelah melakukan gerakan memutar. Biasanya cidera yang dialami berlokasi di area punggung bagian bawah/latisimus dorsi atau pinggang, efek dari cidera tersebut bisa berhari hari bahkan bisa sampai bed rest.  Dengan latihan teratur dan berkonsep functional training tentunya otot akan lebih flexibel, tulang spinal/belakang akan lebih siap dan kuat.

  1. Overheadpress

Adalah gerakan mengangkat yang melibatkan bagian bahu. Otot yang bekerja adalah posterior deltoid dan anterior deltoid.  Buat yang sering membawa beban berat, tentunya memerlukan daya tahan otot yang cukup atau saat proses menyimpan tas di atas kabin pesawat, tentunya membutuhkan kekuatan khusus untuk bisa menyimpan tas di kabin atau ketika menyimpan tas di lemari bagian atas.

  1. Single Leg Movement

Dalam bahasa umumnya adalah berjalan. Yup, aktifitasi ini 100% selalu di lakukan setiap hari di setiap aktitifitas kita. Kenapa harus melatih gerakan yang satu ini? Hmm… buat yang suka traveling pastinya akan lebih banyak berjalan kan, nah dengan terbiasa melatih otot betis (calf), paha depan (quadriceps) dan paha bagian belakang (hamstring) akan lebih siap dan meminimalisasi cidera yang biasa terjadi. Bisa dibayangkan jika tidak pernah melatih otot-otot tersebut dan terjadi pelemahan, maka bisa juga mengakibatkan cidera di bagian lutut atau engkel.

  1. Bend And Lift

Yaitu proses saat duduk dan bangkit berdiri. Ada 3 otot besar yang mempengaruhi gerakan tersebut. Paha depan (Quadriceps), Paha belakang (hamstring),dan Bokong (Glute). Keutamaan dari latihan ketiga otot tersebut adalah memberikan kekuatan dan kestabilan. Karena kaki atau bagian bawah menompang beban yang cukup besar sehingga di butuhkan kekuatan yang cukup. Jika ketiga otot tersebut tidak dilatih akan terjadi pelemahan yang berujung pada postur imbalance atau ketidakseimbangan raga.

Nah, sekarang sudah tahu kan apa yang dimaksud dengan Functional Training? So, mulai sekarang pola latihannya harus yang berkonsep gerakan dasar manusia. Nah di Pantai Mutiara Sports Club, kelas Functional training setiap hari ada 4 kelas, terbagi 2 di pagi hari dan 2 di sore dan malam.

Article by Talaga Bestari Sports Club

Talaga Bestari Sports Club adalah salah satu pusat olahraga yang terletak didalam area Jungle Walk perumahan Talaga Bestari. Kami memiliki 3 fasilitas yaitu Tectona Gym & Aerobic , kolam renang Telaga Biru dan Warung Koki Café dan Resto.

0 Comments

Leave your comment